<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title></title>
	<atom:link href="http://coepeach.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://coepeach.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Mon, 05 Apr 2010 05:06:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='coepeach.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/ce0c62503c601c67c94cb076fb423bd8?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title></title>
		<link>http://coepeach.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://coepeach.wordpress.com/osd.xml" title="" />
	<atom:link rel='hub' href='http://coepeach.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>TAK SEMPURNA</title>
		<link>http://coepeach.wordpress.com/2010/04/01/tak-sempurna/</link>
		<comments>http://coepeach.wordpress.com/2010/04/01/tak-sempurna/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Apr 2010 06:56:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>coepeach</dc:creator>
				<category><![CDATA[JUST LIFE]]></category>
		<category><![CDATA[benci]]></category>
		<category><![CDATA[buruk]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[kekasih]]></category>
		<category><![CDATA[mata]]></category>
		<category><![CDATA[perbaikan]]></category>
		<category><![CDATA[sayang]]></category>
		<category><![CDATA[sepi]]></category>
		<category><![CDATA[Tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://coepeach.wordpress.com/?p=233</guid>
		<description><![CDATA[Disini juga sepi&#8230;Makin sedikit rekan 1 angkatan yang masih tampak di kampus&#8230;Hanya sesekali, belum tentu seminggu sekaliDiri ini bersua dengan rekan2 yang kan slalu ada di hati (sok puitis + mdramatisir keadaan. Hi3x) Jakarta kota metropolitan Jakarta kota harapan Jakarta kota keramaian Jakarta minim kedamaian (ga b’maksud ngejelekin&#8230;.) B, dah pnah denger buku “The Secret”? [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=coepeach.wordpress.com&amp;blog=7415419&amp;post=233&amp;subd=coepeach&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<address><span style="color:#ffffff;">Disini juga sepi&#8230;Makin sedikit rekan 1 angkatan yang masih tampak di kampus&#8230;Hanya sesekali, belum tentu seminggu sekaliDiri ini bersua dengan rekan2 yang kan slalu ada di hati</p>
<p>(sok puitis + mdramatisir keadaan. Hi3x)</p>
<p><span id="more-233"></span>Jakarta kota metropolitan</p>
<p>Jakarta kota harapan</p>
<p>Jakarta kota keramaian</p>
<p>Jakarta minim kedamaian</p>
<p>(ga b’maksud ngejelekin&#8230;.)</p>
<p>B, dah pnah denger buku “The Secret”? ato DVD-nya?</p>
<p>Aq denger dari C. Aq juga sempet bc sekilas. Bukunya bagus, terlebih buat self insight, self awareness, self encouragement&#8230;</p>
<p>Dari ceritamu, sepertinya kamu bimbang, merasa ga yakin, ada rasa takut dengan apa yang terjadi dan apa yang kamu jalani sekarang</p>
<p>Tapi B, tepikan dulu semua itu&#8230;</p>
<p>Mungkin ini egois, tetapi percayalah, egois itu kadang2 perlu, asal tidak berlebihan dan tidak menjadi kebiasaan.</p>
<p>(kamu pasti trus berpikir, gimana batasan biar ga berlebihan n g jadi kebiasaan)</p>
<p>Jawabannya gampang, TUHAN</p>
<p>Jangan menyerah meski kamu dah merasa berdoa, berusaha dengan apa yang kamu miliki. “semua akan tiba pada waktunya dan indah adanya”</p>
<p>Tanamkan ini pada diri kamu. Menanamkan hal yang baru memang susah, apalagi kalo hal itu menurut kita ga (belum) sesuai dengan apa yang ada pada diri kita. Tapi, semua itu pasti ada titik awalnya, jika kita ga pernah mencoba, ga pernah berusaha berubah, ga pernah memindah pijakan kaki kita sekarang maka kita ga akan pernah tahu apa yang akan terjadi jika kita tidak melakukan itu semua tadi. Kita ga bakal tahu apakah pijakan di tempat yang lain akan membuat kita lebih stabil berdiri. Apakah setelah mencoba dan menjalani kebiasaan dan hal yang baru dalam perjalanan hidup kita, kita akan menjadi manusia yang lebih baik, baik buat diri kita sendiri, buat keluarga, buat orang lain, terlebih lagi baik buat TUHAN.</p>
<p>Aq ada disini&#8230;.</p>
<p>Dan akan selalu ada disini&#8230;.</p>
<p>Kecuali jika aq mati&#8230;.</p>
<p>Aq akan (tetap) mengawasi meski hanya di dalam hati&#8230;</p>
<p>Tentang cinta dan pasangan hidup :</p>
<p>Aq nanya dulu, gimana pandangan kamu tentang hal ini</p>
<p>Apakah kamu buru2? Atau diburu2 oleh kluarga? (trus kamu jadi beban?)</p>
<p>Atau kamu nyantai, easy going? (klo ga tertarik sama kamu ya udah, gitu aja kok repot)</p>
<p>(lelaki tidak bisa hidup tanpa wanita karena tanpa wanita lelaki tidak memiliki arti)</p>
<p>(women: can’t live with them, can’t live without them)</p>
<p>Mungkin kamu merasa sudah cukup umur, merasa siap untuk menjalani keseriusan dalam berhubungan. Tapi semua hal di dunia ada yang mengatur, iya toh? Kita, manusia, bisa berdoa+berusaha, selebihnya TUHAN yang kuasa.</p>
<p>Jika kamu percaya nasib, selayaknya kita berusaha untuk nasib kita.</p>
<p>Bila yang terjadi belum seperti yang kita inginkan apakah trus berarti kita dicuekin? Apa trus doa kita ga didengerin? Apa ga da sama sekali hal yang kita inginkan dikasi sama DIA?</p>
<p>(jawabannya pasti ga, ya kan?)</p>
<p>Kamu sudah bersyukur karna bisa sekolah lagi</p>
<p>Kamu sudah bersyukur karna masih bisa telpon sama bos dan mama</p>
<p>Kamu sudah bersyukur karna dah dapet kerja dan digaji dengan layak</p>
<p>Kamu sudah bersyukur ada temen2 kos dan kantor yang bisa bikin kamu tertawa</p>
<p>Kamu sudah bersyukur karna aq dah bales imel kamu</p>
<p>He3x</p>
<p>Pertahankan lah sikap2 ini&#8230;.</p>
<p>Kurangi sikap2 yang bisa ngerugiin kamu</p>
<p>(bukan berarti ga boleh marah, ga boleh sedih tetapi cukupkan lah waktu untuk marah dan sedih itu, bangkitkan semangatmu untuk bangkit lagi, positif think&#8230;)</p>
<p>Yang kemaren ya sudah, itu kemaren (there nothing we can do to change it, but we still can change the future)</p>
<p>Hari ini adalah yang kamu jalani, dengan senyum, dengan positif think, denga IKHLAS&#8230;.</p>
<p>Fokuskan diri pada 1 tjuan dlu. Dalam hal ini aq sarankan diri sendiri dan keluarga. Kamu dengan S2, kamu dengan pekerjaan, kamu dengan komunikasi dgn bos+mama, jagalah semua itu. Jika ada yang kurang berkenan, komunikasikan. Terlebih masalah cinta dan pasangan hidup yang sepertinya banyak kamu bahsa di imel kamu. Jika kamu lum pengen ya bilang lum pengen. Jika kamu ingin menangis, menangis lah. Jika kamu ingin membenci, benci lah (karna manusia punya hak untuk itu; yang membedakan adalah bagaimana kita memaafkan)</p>
<p>Tentang semua pria yang pernah “berinteraksi” dengan kamu, apa yang ada di benakmu tentang mereka ya itulah mereka. Jika kamu memilih untuk membenci ya benci lah jadinya. Jika kamu memilih diam+mengalah ya dia jadi milik ce lain. Jika kamu memilih untuk diam+menunggu ya tunggu lah (dengan IKHLAS).</p>
<p>Pasangan hidup adalah hal yang bener serius, maka pikirkanlah dengan serius pula. Klo lum sreg ya jangan, tapi klo masih mabuk ya jangan terburu-buru mengambil keputusan. Inget bahwa kamu itu CEWEK, yang didominansi oleh perasaan. Bukan COWOK yang didominansi rasio.</p>
<p>Intinya&#8230;..</p>
<p>“u are what u think”</p>
<p>Maka dari itu “be positif”</p>
<p>Kamu dapet cerita kaya gni dari co yang dah pnah bikin ce sakit hati, bikin nangis. Tolong direnungkan ya&#8230;</p>
<p>masih inget ga ma yg aq bilang waktu anter kamu bimb k bang hans?</p>
<p>“as a friend i can be a place to hold on, but as a boy(friend) i yet can be a friend”</p>
<p>Keep smile&#8230;. J</p>
<p></span></address>
<p><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;">Aku rasa tak perlu aku mengatakan padanya bahwa ‘surat’ inilah yang pada akhirnya buat ‘kemarahan’ ku berkurang.. Biarlah dia mengira sesuai yang dia pikirkan, alasan pada akhirnya aku memutuskan untuk ‘mengalah’ dan tak lagi marah..</span></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"> </span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span> </span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;">-22 Maret 2010-</span></span> </span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;">Tersinggung gag sih kalo orang yang kamu sayang justru ‘menilai’ kekuranganmu ?</span></span> </span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;">Sakiiiiiiiiiiittttt hatiiiiiiiiiii bangettttt&#8230;</span></span> </span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;">Walau kuakui, aku menyadari dengan sangat bahwa yang dia katakan memang benar.. (TAPI KAN GAG PERLU DIOMONGIN ????)</span></span> </span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span> </span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;">Fiuft&#8230;. Begitulah&#8230;&#8230;</span></span> </span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;">Malam itu aku jadi gag bisa tidur.. nangis bombai karna gondok banget setelah dia memintaku mengurangi sikap-sikap yang (KATA DIA) à M.A.N.J.A. dan L.E.B.A.Y</span></span> </span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;">-sebenernya gag tega ngomongnya :’( -</span></span> </span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span> </span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span><strong><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;">`Self Defence` :</span></span></strong> </span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span> </span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"> </span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"></p>
<ol><span style="color:#ffff99;"> </span></p>
<li><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;">Emang salah ya kalo sekali waktu aku pengen terus menerus dimanjain ?</span></span></li>
<p><span style="color:#ffff99;"> </span></p>
<li><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;">Emang salah ya kalo aku kangen sama dia, gag ilang-ilang (karna gag terlampiaskan <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' />  gara-gara jauh) dan aku terus-terusan bilang itu ke dia ?</span></span></li>
<p><span style="color:#ffff99;"> </span></ol>
<p></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"> </span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span> </span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;">Aku gag mungkir kalo memang aku seperti itu.. I’m too spoiled, I’m Exsessive, I was to far..</span></span> </span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;">Aku tau itu, aku sadar..</span></span> </span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span> </span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;">Mungkin yang dia rasa keterlaluan adalah aku dengan keluhan-keluhan tentang diriku sendiri..</span></span> </span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;">Dari pekerjaan (dulu), sekarang berubah jadi penampilan (berat badan, jerawat, blablabla)..</span></span> </span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;">(TAPI SEKALI LAGI, KAN GAG PERLU DIOMONGIN ??) <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </span></span> </span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span> </span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;">Tentu aja aku protes karena selama ini merasa sudah cukup keras berusaha menjadi aku yang ‘berbeda’..</span></span> </span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;">Dan karena alasan satu-satunya aku begitu adalah “BIAR DIPERHATIIN”</span></span> </span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span> </span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span><strong><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;">-Derita orang yang punya pacar tapi jao, kurang perhatian-</span></span></strong> </span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;">Hahahaha, nah, kalau sekarang aku mau dengan ikhlas mengakui “Lagi LEBAY” <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </span></span> </span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span> </span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;">‘protes’ nya malam itu benar-benar membuat pengorbananku selama hampir setahun ini gag ada artinya..</span></span> </span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span> </span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;">Kejengkelanku belum hilang sampai aku secara tak sengaja membaca kotak keluar di emailnya.. (sebenarnya sengaja, -kebiasaan terburukku yang kesekian, kalau sedang marah, justru cari-cari lagi hal lain yang kemungkinan bisa membuatku tambah marah- siapa tau ada pesan-pesan atau apalah itu namanya yang ‘nyerempet2’ bahaya.. hahahaha, kartun ya <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> )</span></span> </span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span> </span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;">Yah, begitulah, karna membaca email dia untuk salah seorang sahabatnya itulah aku sadar, bahwa yang aku pikirkan tentangnya sama sekali salah.</span></span> </span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;">Awalnya aku berfikir dia hanya bisa berbicara, dia hanya suka ‘mengatur’ ku, itu saja..</span></span> </span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;">Dan sempat aku berfikir untuk mengikhlaskan jika pada akhirnya, masalah ini yang mengakhiri hubunganku dengannya.. (Karena bahkan aku sempat mempersilahkan dia mencari orang lain yang menurutnya terbaik, yang jelas orang itu bukan aku, karna jelas-jelas aku bahkan tak bisa jadi ‘yang baik’ untuknya)</span></span> </span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span> </span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;">Tapi sekarang aku tau, dia bisa mengatakannya, dia bisa mengajariku, Karna dia pernah menerapkan semua itu pada dirinya sendiri..</span></span> </span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span> </span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;">Dia pun selalu mengatakan padaku, sama seperti yang dia katakan pada sahabatnya :</span></span> </span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;">Menanamkan hal yang baru memang susah, apalagi kalo hal itu menurut kita ga (belum) sesuai dengan apa yang ada pada diri kita. Tapi, semua itu pasti ada titik awalnya, jika kita ga pernah mencoba, ga pernah berusaha berubah, ga pernah memindah pijakan kaki kita sekarang maka kita ga akan pernah tahu apa yang akan terjadi jika kita tidak melakukan itu semua tadi. Kita ga bakal tahu apakah pijakan di tempat yang lain akan membuat kita lebih stabil berdiri. Apakah setelah mencoba dan menjalani kebiasaan dan hal yang baru dalam perjalanan hidup kita, kita akan menjadi manusia yang lebih baik, baik buat diri kita sendiri, buat keluarga, buat orang lain, terlebih lagi baik buat TUHAN.</span></span> </span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span> </span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;">Walau dengan kalimat yang berbeda, dengan cara yang lebih keras (mungkin hanya padaku karna merasa susah sekali dia tanamkan itu.. <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> ) tapi isinya selalu sama..</span></span> </span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;">Gimana bisa maju kalo selalu takut nyoba hal yang baru ?? </span></span><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;">à Ini salah satunya, tentu saja dengan intonasi yang agak tinggi dan ‘keras’..</span></span> </span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span> </span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;">Huft&#8230;.. Perjuangan panjang –beradaptasi dengan seseorang yang aku harapkan jadi teman hidupku selamanya-</span></span> </span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;">Tapi, aku tetap bersyukur karena selalu saja ada alasan untuk aku mempertahankannya..</span></span> </span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span> </span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;">Dia ingin membenahi apa-apa yang ‘berantakan’ dalam diriku, dia hanya ingin aku menjadi orang yang lebih baik.. Itu saja.. Dan aku rasa itu baik untukku..</span></span> </span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span> </span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;">Dan seperti yang sudah aku katakan padanya,</span></span> </span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span> </span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#ffff99;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#ffff99;">Semoga aku bisa ngerubah yang buruk jadi baik, bisa terus belajar dengan ikhlas, dan bisa jadi seperti apa yang dia pengen.. ^^</span></span></p>
<address><span style="color:#ffffff;"> </span></address>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/coepeach.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/coepeach.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/coepeach.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/coepeach.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/coepeach.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/coepeach.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/coepeach.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/coepeach.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/coepeach.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/coepeach.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/coepeach.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/coepeach.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/coepeach.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/coepeach.wordpress.com/233/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=coepeach.wordpress.com&amp;blog=7415419&amp;post=233&amp;subd=coepeach&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://coepeach.wordpress.com/2010/04/01/tak-sempurna/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/08c806cc8ceea95410de55846743cac0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">coepeach</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TRY AND YOU WILL UNDERSTAND</title>
		<link>http://coepeach.wordpress.com/2010/04/01/try-and-you-will-understand/</link>
		<comments>http://coepeach.wordpress.com/2010/04/01/try-and-you-will-understand/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Apr 2010 06:51:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>coepeach</dc:creator>
				<category><![CDATA[JUST LIFE]]></category>
		<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[ibu]]></category>
		<category><![CDATA[novel]]></category>
		<category><![CDATA[politik]]></category>
		<category><![CDATA[sastra]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://coepeach.wordpress.com/?p=231</guid>
		<description><![CDATA[Menulis memang menyenangkan (walau tingkat kesulitannya diatas rata-rata).. Dan bisa membaginya kepada banyak orang, itulah yang paling menyenangkan.. Tapi apa memang itu yang aku pikirkan ? Apa bukan hanya karena ingin tetap eksis di dunia maya dengan tulisan-tulisan gag jelas yang selalu aku posting tanpa tujuan ? Tak peduli apa nantinya akan dibaca orang, tak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=coepeach.wordpress.com&amp;blog=7415419&amp;post=231&amp;subd=coepeach&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menulis memang menyenangkan (walau tingkat kesulitannya diatas rata-rata)..<br />
Dan bisa membaginya kepada banyak orang, itulah yang paling menyenangkan..<br />
Tapi apa memang itu yang aku pikirkan ?<br />
Apa bukan hanya karena ingin tetap eksis di dunia maya dengan tulisan-tulisan gag jelas yang selalu aku posting tanpa tujuan ? Tak peduli apa nantinya akan dibaca orang, tak peduli akan dapat komentar baik langsung ato engga, dan blablabla..<span id="more-231"></span><br />
Mungkin blog hanya jadi salah satu media untuk ‘mencurahkan’ kenarsisanku selain kamera dan properti lainnya..<br />
Hahahaha, LOL.. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Heran ya (entah kenapa kata ‘heran’ tak juga mau pergi dari mulutku walau sudah berulang kali ‘dia’ menegurku karena aku mengucapkan kata itu.. Dia selalu katakan : Dadi wong Jowo kuwi ojo gumunan (Jadi orang Jawa itu jangan suka heran), nasehat itu sendiri dia dapatkan dari neneknya, karena itu dia jadikan prinsip hidupnya (yang tak juga bisa kuterapkan dalam hidupku walau keras mencoba, karena masih belum mengerti benar maksudnya. Hehehe)), di saat Indonesia sedang geger dari soal Century sampai sekarang ganti soal Gayus dan blablabla, aku malah meributkan soal kehidupanku sendiri.</p>
<p>Kalau diberi kesempatan untuk membela diri, aku pasti akan bilang “Malez ngurusin begituan, gag ada pengaruhnya sama aku” <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Yaa, jawaban seperti itu pula yang aku berikan pada ibuku saat dia menegurku :<br />
Kamu sekarang gag pernah liat tivi, gag pernah tau perkembangan berita. Kerjaannya baca buku tok di kamar. Bukan baca koran, malah baca novel sastra. Jadi terbelakang kamu nanti. Coba, tau ta kamu gegeran soal pajek tu ?</p>
<p>Kejam yaa kata-katanya ?? Menusuk ke jantung.. Hehehe..<br />
Tapi dengan santai aku menjawab seperti tadi, dengan ditambahi :<br />
Tau lah mah, itu se, yang soal Gayus, PNS Golongan IIIA yang sekarang jadi milyader ?? Aku emang gag pernah nonton tivi, dan gag pernah peduli, tapi bukan berarti aku gag tau. Lagipula malez rebutan channel sama papah, gag pernah menang, nonton tivi sama papah tu gag enak. Mending baca buku, jangan salah mah, novel sastra tu juga kaya pengetahuan, yang dibicarain juga segala aspek kehidupan walo dengan cara yang berbeda, malah gag akan termakan jaman walau novel itu terbitan jaman bahula (kata ciptaanku sendiri untuk menyebut jaman purbakala).</p>
<p>Dengan panjang lebar dan meyakinkan (baca : sok tau) aku menjelaskan pada ibuku. Beliau hanya mengernyitkan kening mendengarnya. Biarlah, toh beliau tak akan mengerti.. <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Ngurusin ketidakadilan di Indonesia ini gag akan ada habisnya..<br />
Seperti pepatah yang ngetren di jaman perang kemerdekaan dulu MATI SATU TUMBUH SERIBU. Itu salah satu alasan bodohku yang paling kuat untuk tidak menggubris apa-apa yang terjadi antara Gayus, Susno dan institusi POLRI, termasuk KPK. Toh dengan ngurusin, gag akan membawa perubahan apa-apa (lebih tepatnya gag bisa ngerubah apa-apa kalau kita yang ngurusin), bukankah lebih baik kita masing-masing mengubah attitude diri kita sendiri ?</p>
<p>Pernah denger quote “If You don’t like something, change it. If You can’t change it, change Your attitude. Don’t Complain” (aku lupa baca ini di mana, yang jelas aku inget persis kalimatnya)<br />
Jika kau tidak menyukai sesuatu, rubahlah. Jika kau tak dapat merubahnya rubah kelakuanmu sendiri. Jangan mengeluh/protes.<br />
Nah, benerrr kan ???</p>
<p>Kalo semua orang di Indonesia, terutama para penggede-penggede dan orang-orang yang lagi berseteru itu punya self awareness, punya kesadaran diri, masalah-masalah itu bakal terselesaikan sendiri satu per satu kok. Setuju gag ??</p>
<p>Jadi, selama gag ada yang bisa nyadarin mereka soal ini, ya keadaan gag akan berubah. Daripada ngurusin mereka mending kita ngurusin orang-orang yang gag punya apa-apa tuh, yang miskin, yang terlantar. Gag usah semuanya, karna kita pasti gag mampu. Yang keliatan aja, yang kira-kira bisa kita bantu dan kita mampu.</p>
<p>Kembali soal kebiasaanku yang baru, Memang, akhir-akhir ini aku lebih memilih ‘mengasingkan’ diri dalam kamarku (satu-satunya tempat paling nyaman dalam rumah, setidaknya itu menurutku) daripada nonton tivi atau sekedar ngobrol dengan keluarga seperti biasanya, di sana aku bisa melakukan apa saja, membaca buku (dari novel sastra sampe komik) atau iseng-iseng, corat-coret tak berhadiah tentang apa saja di buku besarku.<br />
Kalo mo ngobrol di kamarku aja.<br />
Selalu itu yang aku katakan kalau ibu menyuruhku keluar kamar. Dan saat ia sudah ‘gerah’ dengan kebiasaan baruku, biasanya dia akan marah dan berkata :<br />
Orang kok ngurung diri di kamar teruz, apa ya gag bosen ?? Kalo otaknya gag dipake buat hal yang lebih berguna tar jadi dodol kamu.<br />
Dan selalu juga, aku punya jawaban untuk itu (lebih tepatnya protes) :<br />
Mending mana aku diem di kamar, baca buku, nulis-nulis, blablabla atau aku keluar rumah, cari kerja part time kaya dulu, maen sama temen-temen, blablabla ?</p>
<p>Kalau sudah begitu ibuku akan diam lalu meninggalkanku. Kemenangan telak buatku.</p>
<p>Yah, aku rasa itu satu-satunya cara aku mengisi waktu luangku (yang benar-benar luang) tanpa rasa bosan. Beberapa waktu sebelumnya, aku selalu marah karena ‘kebebasan’ ku dibatasi sekarang, dengan alasan TIDAK BISA DIPERCAYA (aku tak memungkiri ini juga karena kesalahanku sendiri, tapi seharusnya bisa diterima kan kalau seseorang itu bisa berubah ? Huft, sudahlah, percuma membela diri).</p>
<p>Begitulah, dengan menjelajahi dunia maya (kecuali yang bisa membuatku terhubung dengan orang lain secara langsung, seperti facebook – karena sekarang aku sudah tidak memiliki account fb sama sekali), membaca buku, dan membaca posting-posting di blog banyak orang membuatku tak merasa kesepian. Banyak hal yang kudapatkan, hal-hal tentang dunia yang selama ini belum pernah aku tau dan jumpai, dan itu membuatku senang.</p>
<p>Akhirnya kutemukan juga kebenaran kata-kata ini :</p>
<p>TRY AND YOU WILL UNDERSTAND</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/coepeach.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/coepeach.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/coepeach.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/coepeach.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/coepeach.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/coepeach.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/coepeach.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/coepeach.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/coepeach.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/coepeach.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/coepeach.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/coepeach.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/coepeach.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/coepeach.wordpress.com/231/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=coepeach.wordpress.com&amp;blog=7415419&amp;post=231&amp;subd=coepeach&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://coepeach.wordpress.com/2010/04/01/try-and-you-will-understand/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/08c806cc8ceea95410de55846743cac0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">coepeach</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>AKU DAN HUJAN</title>
		<link>http://coepeach.wordpress.com/2010/04/01/aku-dan-hujan/</link>
		<comments>http://coepeach.wordpress.com/2010/04/01/aku-dan-hujan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Apr 2010 06:47:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>coepeach</dc:creator>
				<category><![CDATA[JUST LIFE]]></category>
		<category><![CDATA[dingin]]></category>
		<category><![CDATA[hujan]]></category>
		<category><![CDATA[ide]]></category>
		<category><![CDATA[menggigil]]></category>
		<category><![CDATA[putih]]></category>
		<category><![CDATA[waktu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://coepeach.wordpress.com/?p=225</guid>
		<description><![CDATA[17:21 Waktu yang ditunjukkan oleh layer ponselku.. Dengan serampangan kuraih lembaran kertas putih dan pensil dan benda kecil putih berlabel ’Rasoplast’, karena takut kehilangan sesuatu dalam benakku yang oleh semua orang dipanggil ‘IDE’. Sebenarnya aku lebih menyukai boxi biruku untuk menodai putihnya lembaran itu bersama si ‘IDE’, tapi entah di mana ia sedang berada kini, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=coepeach.wordpress.com&amp;blog=7415419&amp;post=225&amp;subd=coepeach&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>17:21</p>
<p>Waktu yang ditunjukkan oleh layer ponselku..<br />
Dengan serampangan kuraih lembaran kertas putih dan pensil dan benda kecil putih berlabel ’Rasoplast’, karena takut kehilangan sesuatu dalam benakku yang oleh semua orang dipanggil ‘IDE’.<br />
Sebenarnya aku lebih menyukai boxi biruku untuk menodai putihnya lembaran itu bersama si ‘IDE’, tapi entah di mana ia sedang berada kini, sepertinya satu waktu aku melupakan kebiasaannya tergeletak di meja kecilku.<br />
Sudahlah, lupakan tentang si biru, toh dengan batangan kecil abu-abu inipun si ‘IDE’ tak akan berubah makna.</p>
<p><span id="more-225"></span><br />
Dan petang ini, hawa dingin menusuk tulang-tulangku. Awan hujan yang dibawa angin sepanjang pagi, parkir di langit tepat di atasku, memaksaku berbasah kuyup dan menggigil sepanjang jalan menuju rumah, persinggahanku.</p>
<p>Tetapi kali ini aku tak ingin bersungut-sungut, sekalipun aku lupa membawa sepatu karet yang berarti aku harus merelakan sepatu kesayanganku terkikis dan berkurang lagi usianya karena berintim-intim dengan air hujan dan genangannya.</p>
<p>Hujan kali ini begitu indah, tak lagi sendu karena masa lalu yang menyesakkan dadaku dengan serangan tiba-tiba layaknya penyakit jantung.</p>
<p>Hujan hanya tinggal hujan, tak ada lagi desiran-desiran yang sanggup buatku lemas ketakutan karena kebahagiaan dan kesedihan kurasakan dalam waktu bersamaan dan sama-sama dahsyatnya,<br />
“Aku bisa mati” itu pikirku, selalu, setiap kali rasa itu muncul.<br />
Hatiku tak akan sanggup mengatasi desakan yang terjadi, dan jantungku tak akan mampu mengimbangi detakan dengan ritme yang begitu cepat, yang kecepatannya bahkan melampaui kecepatan cahaya.<br />
–haha, kemungkinan absurd-</p>
<p>Dan dingin yang menusuk tulang ini semata-mata karena udara yang hujan bawa, bukan lagi karena jantungku yang berdetak cepat dan keras, menghentak-hentak di dalam dadaku. Atau, mungkin juga karena ternyata kipas angin itu menyala pada kecepatan tertinggi dan aku memakai baju yang tak bisa disebut baju.</p>
<p>Syukurlah..</p>
<p>Hujan t’lah jadi indah, lagi, kembali, untukku..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/coepeach.wordpress.com/225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/coepeach.wordpress.com/225/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/coepeach.wordpress.com/225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/coepeach.wordpress.com/225/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/coepeach.wordpress.com/225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/coepeach.wordpress.com/225/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/coepeach.wordpress.com/225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/coepeach.wordpress.com/225/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/coepeach.wordpress.com/225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/coepeach.wordpress.com/225/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/coepeach.wordpress.com/225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/coepeach.wordpress.com/225/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/coepeach.wordpress.com/225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/coepeach.wordpress.com/225/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=coepeach.wordpress.com&amp;blog=7415419&amp;post=225&amp;subd=coepeach&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://coepeach.wordpress.com/2010/04/01/aku-dan-hujan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/08c806cc8ceea95410de55846743cac0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">coepeach</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>HIDUP(KU), BUKAN HANYA SEKEDAR H.I.D.U.P</title>
		<link>http://coepeach.wordpress.com/2010/04/01/hidupku-bukan-hanya-sekedar-h-i-d-u-p/</link>
		<comments>http://coepeach.wordpress.com/2010/04/01/hidupku-bukan-hanya-sekedar-h-i-d-u-p/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Apr 2010 06:32:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>coepeach</dc:creator>
				<category><![CDATA[JUST LIFE]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[dunia]]></category>
		<category><![CDATA[footnote]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[idealisme]]></category>
		<category><![CDATA[manusia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://coepeach.wordpress.com/?p=197</guid>
		<description><![CDATA[“Buku Adalah Jendela Dunia” Itu yang selalu terpampang di toko-toko buku atau buku itu sendiri. Tetapi biarlah kali ini aku menggantinya menjadi “Footnote dan kolom kecil adalah Jendela Dunia” Terasa dipaksakan, memang. Tetapi itulah yang aku dapatkan hari ini. Aku memang selalu tertarik pada footnote-footnote dan kolom kecil dari apa yang aku baca. Dan hari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=coepeach.wordpress.com&amp;blog=7415419&amp;post=197&amp;subd=coepeach&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>“Buku Adalah Jendela Dunia”</p>
<p>Itu yang selalu terpampang di toko-toko buku atau buku itu sendiri.<br />
Tetapi biarlah kali ini aku menggantinya menjadi</p>
<p>“Footnote dan kolom kecil adalah Jendela Dunia”</p>
<p>Terasa dipaksakan, memang.<br />
Tetapi itulah yang aku dapatkan hari ini. Aku memang selalu tertarik pada footnote-footnote dan kolom kecil dari apa yang aku baca.<br />
Dan hari ini dia telah membawaku pada selayar penuh pembicaraan tentang “IDEALISME MANUSIA”.</p>
<p><span id="more-197"></span><br />
Mengapa itu menarik perhatianku ?</p>
<p>Karena kini, DUNIA, terpampang bebas dan jelas di hadapanku.</p>
<p>Belakangan ini, aku tengah memikirkan hal yang sama dengan ‘mereka’ yang aku tak tahu dengan pasti siapa.</p>
<p>Pernahkan kalian berfikir, betapa ‘biasa-nya’, betapa ‘standart-nya’ hidup ini ?<br />
Apa yang kita (manusia) lakukan, hanya berakar dan atau mengkerucut pada satu tujuan : UANG.</p>
<p>Pikiran-pikiran itu memenuhi otak dan menguras pikiranku setelah kurasakan beban pekerjaan begitu menghimpit kehidupanku, memberi beban berton-ton beratnya pada tubuhku.</p>
<p>Sering aku berkata<br />
‘Bosan pada rutinitas’<br />
Tetapi sayangnya aku hanya bisa sampai pada batas mengeluh tanpa bisa berbuat apa-apa karena kebutuhan material untuk melanjutkan hidupku.<br />
Peraturan yang mencekik leher, yang ditulis di atas kalimat tak kasat mata bertajuk “DISIPLIN DEMI KEMAJUAN” terus menerus mendesakku.</p>
<p>Kemajuan apa dan siapa ????<br />
Tanpa aku katakan pun kalian pasti sudah bisa menebak jawabannya.</p>
<p>Dan mau tak mau kita (saya) harus melakoninya dengan atau tanpa terpaksa, demi 4K<br />
‘Kelangsungan Kehidupan Kantong Kita’.</p>
<p>Betapa aku (dan mungkin kalian) ingin “BEBAS” untuk berkreasi dan melakukan apa saja yang ingin aku (kalian) lakukan.<br />
Betapa aku (dan mungkin kalian) ingin “BEBAS” melenggang kesana kesini tanpa dibebani dengan/oleh sesuatu yang disebut ‘PEKERJAAN’.</p>
<p>Sebagian orang menyebutnya ‘IDEALISME’, dan biasanya (masih kata orang) ke’idealisme’an itu tak akan membawa keuntungan apa-apa (BACA : UANG).</p>
<p>Betapa nikmatnya menjadi ‘mereka’ yang bebas membubuhkan warna-warna yang mereka suka pada kanvas kehidupannya, bebas membentuk dunia sesuai yang mereka inginkan.<br />
Sepertinya merekalah yang justru bisa menikmati hidup dan alur cerita di dalamnya, sekalipun itu berarti mereka harus membagi sarapan mereka menjadi 2 untuk dimakan lagi siang harinya.</p>
<p>Tak pernah terbayangkan olehku,<br />
‘Nikmatnya hidup tanpa uang di dompetku’</p>
<p>Tetapi aku ingin merasakannya.</p>
<p>Aku ingin berjalan mencari apa yang ingin aku cari (sekalipun aku sendiri tak begitu mengerti apa yang sebenarnya aku cari).<br />
Aku ingin berada di antara mereka yang berhasil menikmati hidup dalam kekurangannya.</p>
<p>Betapa indahnya.<br />
Pasti. Aku yakin sekali.</p>
<p>Betapa nikmatnya tak ada lagi rutinitas yang menyesakkan dadaku, tak ada lagi tekanan yang menghimpit jantungku, tak ada lagi “UANG” yang memperbudakku sehingga tak bisa menemukan kebahagiaan.</p>
<p>”Lalu apa kebahagiaan itu untukmu ? Kebahagiaan seperti apa yang kau cari ?”<br />
Hatiku bertanya</p>
<p>“Entahlah, mungkin berjalan mengikuti kemanapun langkah kakiku ingin berjalan. Mencari ‘Siapa Aku’ dan melakukan hal-hal untuk dan bersama banyak orang dalam perjalanan itu. Mungkin.”</p>
<p>“Lalu bagaimana kau akan hidup ?”</p>
<p>“Aku tak tahu, yang pasti bukan dari belas kasihan.”</p>
<p>“Bagaimana kau memulainya ?”</p>
<p>“&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;”</p>
<p>Ya.. Bagaimana aku memulainya ?</p>
<p>Takkan mudah mengubah pemikiran ‘mereka’ yang selama ini kupanggil dengan sebutan “papa-mama” tentang makna hidup (ku) sebenarnya.<br />
Bahwa hidup (bagiku) bukan hanya sekedar<br />
Lahir, tumbuh besar, belajar, bersekolah, bekerja, mencari gelar – blablabla, menikah, punya anak, menjadi tua, dan mati..</p>
<p>Itu terlalu sederhana dan biasa (bagiku)</p>
<p>Aku ingin “HIDUP”..<br />
Aku ingin “MENJADI BESAR” dengan apa yang aku lakukan..<br />
Aku ingin “BEBAS”, sebebas hujan yang sewaktu-waktu menjatuhkan dirinya dimanapun ia menghendaki, sebebas ombak yang datang dan pergi sesuka hati..</p>
<p>Aku ingin “DIAKUI”, sebagai manusia yang “MANDIRI”..</p>
<p>Dan aku ingin “SENDIRI”..<br />
Suddenly&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/coepeach.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/coepeach.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/coepeach.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/coepeach.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/coepeach.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/coepeach.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/coepeach.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/coepeach.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/coepeach.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/coepeach.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/coepeach.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/coepeach.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/coepeach.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/coepeach.wordpress.com/197/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=coepeach.wordpress.com&amp;blog=7415419&amp;post=197&amp;subd=coepeach&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://coepeach.wordpress.com/2010/04/01/hidupku-bukan-hanya-sekedar-h-i-d-u-p/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/08c806cc8ceea95410de55846743cac0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">coepeach</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>&#8230;CINTA ? GILA ?&#8230;</title>
		<link>http://coepeach.wordpress.com/2009/06/12/cinta-gila/</link>
		<comments>http://coepeach.wordpress.com/2009/06/12/cinta-gila/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Jun 2009 05:59:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>coepeach</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[aku]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[cinta gila]]></category>
		<category><![CDATA[gila]]></category>
		<category><![CDATA[kamu]]></category>
		<category><![CDATA[kata]]></category>
		<category><![CDATA[kunci]]></category>
		<category><![CDATA[mengatakan]]></category>
		<category><![CDATA[rindu]]></category>
		<category><![CDATA[sayang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://coepeach.wordpress.com/?p=193</guid>
		<description><![CDATA[Apa ini sebenarnya ?? Yang berdesir desir dalam hatiku.. Perasaan apa ini.. Yang selalu buat jantungku berdetak tak menentu.. Beberapa saat berdetak begitu cepat, Dan sesaat berikutnya menjadi sangat lambat.. Perasaan apa ini.. Terkadang aku menjadi sangat merindukannya.. Baru kali ini, Aku merasakan mulutku seakan terkunci.. Baru kali ini, Begitu sulit aku mengatakan : &#8220;Aku [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=coepeach.wordpress.com&amp;blog=7415419&amp;post=193&amp;subd=coepeach&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-full wp-image-194" title="1193842605" src="http://coepeach.files.wordpress.com/2009/06/1193842605.jpg?w=570" alt="1193842605"   /></p>
<p>Apa ini sebenarnya ??</p>
<p>Yang berdesir desir dalam hatiku..</p>
<p>Perasaan apa ini..</p>
<p>Yang selalu buat jantungku berdetak tak menentu..</p>
<p>Beberapa saat berdetak begitu cepat,</p>
<p>Dan sesaat berikutnya menjadi sangat lambat..</p>
<p>Perasaan apa ini..</p>
<p>Terkadang aku menjadi sangat merindukannya..</p>
<p>Baru kali ini,</p>
<p>Aku merasakan mulutku seakan terkunci..</p>
<p>Baru kali ini,</p>
<p>Begitu sulit aku mengatakan :</p>
<p>&#8220;Aku menyayangimu, dan kini aku sedang merindukanmu&#8221;</p>
<p>Apa ini Cinta ??</p>
<p>Atau ini Gila ??</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/coepeach.wordpress.com/193/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/coepeach.wordpress.com/193/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/coepeach.wordpress.com/193/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/coepeach.wordpress.com/193/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/coepeach.wordpress.com/193/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/coepeach.wordpress.com/193/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/coepeach.wordpress.com/193/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/coepeach.wordpress.com/193/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/coepeach.wordpress.com/193/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/coepeach.wordpress.com/193/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/coepeach.wordpress.com/193/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/coepeach.wordpress.com/193/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/coepeach.wordpress.com/193/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/coepeach.wordpress.com/193/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=coepeach.wordpress.com&amp;blog=7415419&amp;post=193&amp;subd=coepeach&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://coepeach.wordpress.com/2009/06/12/cinta-gila/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/08c806cc8ceea95410de55846743cac0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">coepeach</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://coepeach.files.wordpress.com/2009/06/1193842605.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">1193842605</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cerita Yang Tertunda</title>
		<link>http://coepeach.wordpress.com/2009/06/11/cerita-yang-tertunda/</link>
		<comments>http://coepeach.wordpress.com/2009/06/11/cerita-yang-tertunda/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Jun 2009 01:47:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>coepeach</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://coepeach.wordpress.com/?p=186</guid>
		<description><![CDATA[10 Juni 2009 SURAMADU sudah diresmikan… Itu artinya : mungkin tak akan ada lagi “DHARMA FERRY 1” ataupun “DHARMA FERRY 2” begitu pula dengan FERRY* lainnya.. Apa itu juga berarti segala kenangan akan hilang ? Hampir + 2 tahun yang lalu waktu luangku kuhabiskan menyeberangi selat ini, merasakan kenikmatan atas kerinduan dan kebahagiaan saat berada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=coepeach.wordpress.com&amp;blog=7415419&amp;post=186&amp;subd=coepeach&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-full wp-image-187" title="suramadu" src="http://coepeach.files.wordpress.com/2009/06/suramadu.jpg?w=570" alt="suramadu"   /></p>
<p style="text-align:center;">10 Juni 2009</p>
<p style="text-align:center;">SURAMADU sudah diresmikan…</p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:left;">Itu artinya : mungkin tak akan ada lagi “DHARMA FERRY 1” ataupun “DHARMA FERRY 2” begitu pula dengan FERRY* lainnya..</p>
<p style="text-align:left;">Apa itu juga berarti segala kenangan akan hilang ?</p>
<p style="text-align:left;">Hampir <span style="text-decoration:underline;">+</span> 2 tahun yang lalu waktu luangku kuhabiskan menyeberangi selat ini,</p>
<p style="text-align:left;">merasakan kenikmatan atas kerinduan dan kebahagiaan saat berada di atas kapal-kapal itu..</p>
<p style="text-align:left;">Masih segar di ingatanku&#8230;</p>
<p style="text-align:left;">Aku, kamu, kita sama sama menikmati hempasan angin menerpa wajah, mengacak rambut secara ugal ugalan</p>
<p style="text-align:left;">Banyak cinta.. Banyak romansa..</p>
<p style="text-align:left;">Setiap waktu dalam hidupku selalu saja kuisi dengan bertanya :</p>
<p style="text-align:left;">“Apa aku salah ?”</p>
<p style="text-align:left;">Dan kini, untuk kesekian kalinya aku bertanya :</p>
<p style="text-align:left;">“Apa aku salah jika masih menyimpan semuanya ?”</p>
<p style="text-align:left;">“Apa aku salah jika terkadang aku masih merindukannya ?”</p>
<p style="text-align:left;"><img class="aligncenter size-full wp-image-188" title="cap002" src="http://coepeach.files.wordpress.com/2009/06/cap002.jpg?w=570" alt="cap002"   /></p>
<p style="text-align:center;">-Dalam kesendirianku menikmati hujan-</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/coepeach.wordpress.com/186/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/coepeach.wordpress.com/186/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/coepeach.wordpress.com/186/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/coepeach.wordpress.com/186/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/coepeach.wordpress.com/186/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/coepeach.wordpress.com/186/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/coepeach.wordpress.com/186/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/coepeach.wordpress.com/186/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/coepeach.wordpress.com/186/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/coepeach.wordpress.com/186/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/coepeach.wordpress.com/186/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/coepeach.wordpress.com/186/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/coepeach.wordpress.com/186/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/coepeach.wordpress.com/186/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=coepeach.wordpress.com&amp;blog=7415419&amp;post=186&amp;subd=coepeach&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://coepeach.wordpress.com/2009/06/11/cerita-yang-tertunda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/08c806cc8ceea95410de55846743cac0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">coepeach</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://coepeach.files.wordpress.com/2009/06/suramadu.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">suramadu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://coepeach.files.wordpress.com/2009/06/cap002.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">cap002</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KEBERANIAN YANG MUNCUL DARI DALAM JIWA</title>
		<link>http://coepeach.wordpress.com/2009/06/09/keberanian-yang-muncul-dari-dalam-hati/</link>
		<comments>http://coepeach.wordpress.com/2009/06/09/keberanian-yang-muncul-dari-dalam-hati/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2009 06:39:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>coepeach</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[bohong]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[dillema]]></category>
		<category><![CDATA[dua pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[memilih]]></category>
		<category><![CDATA[persahabatan]]></category>
		<category><![CDATA[pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[sahabat]]></category>
		<category><![CDATA[sayang]]></category>
		<category><![CDATA[Tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://coepeach.wordpress.com/?p=175</guid>
		<description><![CDATA[“Keberanian yang muncul dari dalam jiwa” Itu arti dari sebuah nama&#8230; Yang selalu dipakai seseorang di semua perambah yang dia miliki. Apa hubungannya dengan tulisan yang akan aku bagikan ke kalian hari ini ? Yang pertama adalah karena memang itu yang mendorongku untuk mengungkapkan perasaanku di blog ini, kepada kalian. Yang kedua, karna seseorang itulah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=coepeach.wordpress.com&amp;blog=7415419&amp;post=175&amp;subd=coepeach&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>“Keberanian yang muncul dari dalam jiwa”</strong></p>
<p>Itu arti dari sebuah nama&#8230; Yang selalu dipakai seseorang di semua perambah yang dia miliki.</p>
<p>Apa hubungannya dengan tulisan yang akan aku bagikan ke kalian hari ini ?</p>
<p>Yang pertama adalah karena memang itu yang mendorongku untuk mengungkapkan perasaanku di blog ini, kepada kalian.</p>
<p>Yang kedua, karna seseorang itulah yang membuat hari hariku kembali berwarna.</p>
<p>Sebenarnya aku sudah lama mengenalnya, lebih tepatnya hanya tau dari persepsi persepsi orang lain yang tau tentang dia (mungkin juga berdasarkan persepsi persepsinya sendiri).</p>
<p>Persepsi beradu dengan persepsi.. Fiuft&#8230;<span id="more-175"></span></p>
<p>Dari 8 tahun yang lalu aku tak pernah punya keinginan untuk mengenalnya secara langsung, bukan tanpa alasan, tentu aku punya alasan untuk itu.</p>
<p>Seorang sahabat, yang begitu aq sayang (walau aku tau, aku tak pernah jadi sahabat yang baik untuknya), memujanya. Itu satu-satunya alasan dan buatku itu cukup kuat untuk aku tetap berpendirian teguh tidak akan pernah berusaha mengenalnya sekalipun dengan tujuan jadi ”mak comblang” untuk mereka berdua.</p>
<p>Hal itu terus berlanjut sampai kira kira sebulan lebih yang lalu. Aku cukup mengenalnya lewat cerita dari sahabatku. Dia yang begini, dia yang begitu. Semuanya aku tau&#8230;.</p>
<p>Dan hari itu&#8230;&#8230;</p>
<p>Seperti hari hari sebelumnya, aku berkutat dengan jaringan di mana aq bisa menghibur diri, di mana aq bisa bertemu dengan teman temanQ walau hanya di dunia maya. Dan aku menemukan dia.</p>
<p>Tanpa perasaan apa apa aku meng-klik pilihan untuk memintanya menjadi temanku, dan itu aku lakukan tanpa alasan. Itu memang salah satu kebiasaan burukku, hanya agar daftar temanku bertambah. Sesudahnya, aku melupakannya. Aku lupa aku sudah mengirim request padanya, aku tak tau (tak peduli) apa dia sudah menerimanya. Aku hanya peduli pada mereka yang mengirimkan sesuatu di halamanku (hanya itu yang menjadi pusat perhatianku).</p>
<p>Tapi malam itu (aku ingat sekali saat itu aku sedang bersama seseorang dan sepupunya, makan nasi goreng di jalan on de moghen) ada pesan masuk di ponselku, dan yang tidak aku sangka, ternyata itu ”dia” (sepertinya sudah mulai terlalu banyak dia, jadi kita sebut saja laki laki itu ”Wee”). Awalnya aku ragu ragu untuk membalasnya. Tapi entah mengapa aku reply juga pesannya.</p>
<p>Ada satu hal lagi yang belum aku ceritakan, beberapa hari sebelumnya, seorang sahabat yang lain (sebut saja dia ”Tha”) bercerita dan meminta pendapat padaku tentang perasaannya. Tha bilang padaku dia sedang menyukai seseorang. Aku pun mendukungnya.</p>
<p>Dan malam itu aku menyadari sesuatu ( setelah beberapa kali berinteraksi dengan Wee) bahwa seseorang yang selalu diceritakan oleh Tha adalah Wee.</p>
<p>Oh, Geezz, semuanya membuatku terkejut.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-176" title="menantifajar" src="http://coepeach.files.wordpress.com/2009/06/menantifajar.jpg?w=570" alt="menantifajar"   /></p>
<p>Sejak itu aku semakin berfikir keras, apa aku harus melanjutkan ”hubungan” pertemananku dengan Wee. Selama itu pula aku memilih untuk tidak terlalu sering berinteraksi dengannya (dengan harapan pada akhirnya kami akan sama sama bosan dengan keadaan itu dan meninggalkan hubungan ini). Tapi entah bagaimana, aku justru semakin terikat padanya. Dan semakin lama, justru dia semakin mempesonaku (aku memang belum pernah bertemu dengannya, tapi dia bisa membuatku terpesona. Aneh, dan tak bisa diterima oleh logika.. Ya, aku mengakuinya. Tapi aku yakin kalian tak akan mengatakannya jika sudah mengenalnya)</p>
<p>Dia sederhana, tegas, dan cerdas (poin terakhir yang paling penting).</p>
<p>Aku tak bisa memungkiri, kalau aku mulai menyukainya  (kini aku tau mengapa kedua sahabatku memujanya).</p>
<p>Tapi saat aku mulai menyadari itu, sahabatku yang pernah begitu memujanya (mungkin sampai saat ini – aku tak tau, karna kami sudah terpisah oleh jarak dan waktu) menceritakan banyak hal padaku (dan yang paling banyak menguras perhatian sekaligus otakku adalah cerita dia tentang Wee).</p>
<p>Itu membuatku merasa begitu bersalah,</p>
<p>Aku tak pernah bisa jadi sahabat yang baik untuknya, tak pernah ada saat dia membutuhkanku, aku hanya peduli pada diriku sendiri.</p>
<p>Dan sekarang, aku membohonginya. Saat ini aku menyukai orang yang selama ini membuat malamnya tak tenang, membuatnya bahagia karna cinta yang dia rasakan sekaligus menangis karna cintanya bertepuk sebelah tangan (aku bisa merasakannya karna akupun pernah mengalami hal yang sama, hanya bisa mencintai seseorang tanpa bisa mendapatkan cintanya, pahit memang).</p>
<p>Akhirnya aku menangis, aku merasa begitu bersalah. Aku begitu marah pada diriku sendiri, AKU, tega menyakiti hati sahabatku walau dia tak menyadarinya.</p>
<p>Sejak saat itu aku memutuskan untuk tidak menggubris Wee lagi. Aku memutuskan untuk meletakkan perasaanku ini padanya (toh aku belum terlanjur jatuh cinta).</p>
<p>Hari demi hari berlalu, Wee tak pernah berhenti mencariku. Sekalipun aku tak pernah menanggapi pencariannya itu. Aku tak bisa menyakiti sahabatku, aku tak mau. Ini bukan hanya masalahku dengan seorang sahabat, tapi 2 orang sahabat. Aku tak mau kehilangan mereka.</p>
<p>Hari ke-6, Wee tak berubah. Dia tetap melakukannya. Dia tetap mencariku.</p>
<p>Oh, Geez, apa yang harus aku lakukan sekarang ? Semakin aku berusaha melepaskan, semakin aku terikat. Tak jarang aku merasa begitu ingin menghubunginya, begitu ingin bercerita tentang banyak hal lagi seperti sebelumnya. Huft&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<p>Sampai akhirnya, di hari ke-7 (26 Mei 2009), sekali lagi Wee menghubungiku. Dan entah mengapa, hari itu aku menerimanya dan aku membiarkan diriku terbawa perasaan yang kuhindari sebelumnya.</p>
<p>Apa aku salah ?</p>
<p>Aku tak bisa menahan perasaanku. Aku tak bisa membohongi diriku, bahwa aku menyukainya. Dan aku rasa semakin lama perasaan itu semakin tumbuh subur di hatiku dan menjadi sempurna. Aku menyayanginya.</p>
<p>Aku tak pernah mengatakan yang sejujurnya saat Wee bertanya apa yang terjadi padaku. Aku hanya katakan : aku diam karna aku ingin dapat jawaban.</p>
<p>Hhh&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</p>
<p>Bahkan setelah semua ini aku hanya bisa berkata ”Maafkan aku&#8230;” (itupun tidak secara langsung) pada kedua sahabatku.</p>
<p>Aku tak pernah bermaksud seperti itu, dan ini sama sekali bukan mauku.</p>
<p>Kadang aku bingung, haruskah aku menyesal ?</p>
<p>Satu sisi hatiku menyesal, mengapa waktu itu aku bertemu dengannya, mengapa waktu itu aku memintanya untuk menjadi temanku di dunia maya.</p>
<p>Tapi di sisi lain, aku tak ingin kehilangan ini semua, aku tak ingin kehilangan dia.</p>
<p>Buatku, dia begitu istimewa.</p>
<p>Kalau kebanyakan laki laki selama ini selalu menuruti keinginanku, menuruti kemanjaanku hanya untuk mendapatkan perhatian dan cintaku, dia tak seperti itu. Dia justru mengatakan, dia tak suka. Bukan berarti dalam waktu singkat aku harus berubah, dia pun mau memanjakanku, tapi tidak setiap waktu.</p>
<p>Saat aku melakukan kesalahan, dia menunjukkan kesalahanku, dan mengajariku melakukan yang seharusnya aku lakukan.</p>
<p>Saat aku menceritakan masalahku, dia selalu mendengarkanku, dan memberiku solusi untuk menyelesaikannya.</p>
<p>Dia selalu tau, kapan saat yang tepat untuk memanjakanku, kapan saat yang tepat untuk membuat pipiku memerah karna kata-katanya, kapan saatnya bersikap tegas padaku.</p>
<p>Dia selalu membimbingku, dia bisa mengendalikanku (selama ini bahkan orang tuaku pun tak bisa), dia membuatku sadar bahwa semua hal buruk dalam diri dan hidupku harus segera kurubah.</p>
<p>Sekali lagi aku harus bertanya :</p>
<p>Apa aku salah ?</p>
<p>Aku menyayanginya, aku berharap bisa terus bersamanya, dan aku berharap menjalani hidupku dengannya.</p>
<p>Apa aku gila ?</p>
<p>Aku berharap Tuhan memang menciptakan dia untukku, begitu juga sebaliknya.</p>
<p>Tolong berikan aku jawaban&#8230; Segera&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/coepeach.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/coepeach.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/coepeach.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/coepeach.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/coepeach.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/coepeach.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/coepeach.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/coepeach.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/coepeach.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/coepeach.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/coepeach.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/coepeach.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/coepeach.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/coepeach.wordpress.com/175/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=coepeach.wordpress.com&amp;blog=7415419&amp;post=175&amp;subd=coepeach&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://coepeach.wordpress.com/2009/06/09/keberanian-yang-muncul-dari-dalam-hati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/08c806cc8ceea95410de55846743cac0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">coepeach</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://coepeach.files.wordpress.com/2009/06/menantifajar.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">menantifajar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>g!rL pOw3R</title>
		<link>http://coepeach.wordpress.com/2009/05/20/grl-pow3r/</link>
		<comments>http://coepeach.wordpress.com/2009/05/20/grl-pow3r/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 May 2009 02:07:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>coepeach</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[asumsi]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[disakiti]]></category>
		<category><![CDATA[kata kata]]></category>
		<category><![CDATA[kejam]]></category>
		<category><![CDATA[laki laki]]></category>
		<category><![CDATA[pendapat]]></category>
		<category><![CDATA[pengkhianatan]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://coepeach.wordpress.com/?p=169</guid>
		<description><![CDATA[Pagi tadi ada yang seseorang berkata padaku : ”Perempuan kalo disakitin bisa berubah jadi kejam ya, Na ?” Aku menjawabnya dengan senyuman (lebih karena aku tidak tau maksud kata katanya itu). Tapi kemudian aku pun mengiyakan : ”Iyah, makanya jangan macem macem sama perempuan” Jawaban itu disambut gelak tawa teman temanku yang lain yang secara [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=coepeach.wordpress.com&amp;blog=7415419&amp;post=169&amp;subd=coepeach&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:left;">Pagi tadi ada yang seseorang berkata padaku :</p>
<p>”Perempuan kalo disakitin bisa berubah jadi kejam ya, Na ?”</p>
<p>Aku menjawabnya dengan senyuman (lebih karena aku tidak tau maksud kata katanya itu). Tapi kemudian aku pun mengiyakan : ”Iyah, makanya jangan macem macem sama perempuan” Jawaban itu disambut gelak tawa teman temanku yang lain yang secara kebetulan mendengarnya (sebenarnya aku sama sekali tak mengerti mengapa mereka tertawa dengan jawabanku).</p>
<p><span id="more-169"></span></p>
<p>Tak lama cerita pun bergulir dari mulut seseorang itu, tentang seorang ibu yang pagi itu datang ke kantor (tapi aku tak tau) demi berkelakar tentang masalah dalam keluarganya setelah hari sebelumnya suaminya datang dan menangis nangis bercerita tentang dia yang tak diijinkan bertemu dengan anaknya (anaknya sendiri pun tak mau bertemu dengannya karena pengaruh dari ibunya). Aku sama sekali tak mengerti mengapa mereka berdua membiarkan masalah pribadi mereka dikonsumsi publik. Mengapa mereka tidak merasa malu saling membongkar kekurangan masing masing. Apa mereka sudah melupakan ikrar pada saat perkawinan mereka ? Bukannya aib seorang suami, itu berarti aib istrinya, dan begitu juga sebaliknya (bahkan aku yang belum pernah menikah saja bisa mengerti, tapi mengapa mereka tidak ?)</p>
<p>Menurut seseorang yang mengerti benar cerita itu (entah darimana dia tau), sang suami ternyata yang memulai perseteruan itu. Tak hanya sekali dua kali istrinya memergoki dia sedang bersama wanita lain, bahkan membawanya ke rumah mereka (maaf aku harus mengatakan, ini salah satu kebejatan moral masyarakat kita, tak hanya lelaki, para wanita pun sekarang banyak yang tak bisa menghargai dirinya sendiri –aku mengatakan ini bukan karena aku merasa aku paling baik, paling sempurna, tak ada cacat atau tak punya dosa, tolong diingat-, lalu siapa yang harus disalahkan atas keadaan seperti ini ? Para orang tua, lingkungan, diri sendiri, atau justru Tuhan ? aku tak setuju dengan pilihan terakhir ini, ada baiknya tidak membawa nama Tuhan untuk menutupi kenyataan bahwa sekarang Neraka sudah pindah ke dunia).</p>
<p>Bukan aku mau membela sang istri karena sama sama perempuan, kita memang tidak bisa menilai hanya dari satu sisi saja. Segala akibat pasti ada sebabnya. Mana tau, mungkin sang istri pernah melakukan kesalahan yang membuat sang suami berpaling kepada perempuan perempuan lain (lebih dari satu), mungkin sang suami hanya mencari pelampiasan. Tapi aku juga tidak akan menyetujui tindakan sang suami yang tak bermoral itu (kita memang tak pernah tau apa yang dilakukannya bersama perempuan perempuan itu, aku hanya memikirkan kemungkinan terburuk –seperti yang selalu diajarkan oleh mamaku-, ML misalnya), karena menurutku (sekarang -baru sekarang aku bisa berfikir sedewasa ini-) segala permasalahan pasti ada jalan keluarnya, tak seharusnya dia melakukan itu semua, dan menjadikan semuanya bertambah buruk, dan sekarang di ambang kehancuran.</p>
<p style="text-align:center;"><img class="size-full wp-image-170  aligncenter" title="B4xkP0UbgY" src="http://coepeach.files.wordpress.com/2009/05/b4xkp0ubgy.jpg?w=570" alt="B4xkP0UbgY"   /></p>
<p>Tapi sudahlah, toh itu bukan urusanku, masalahku sendiri sudah terlalu menguras pikiran, tak ada tempat lagi di otakku untuk memikirkan masalah orang lain. Haha&#8230;.. Huft&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<p>Soal kenapa aku mengiyakan pernyataan seseorang itu, lebih karena aku sendiri pernah mengalaminya. Aku memang mengatakan bahwa aku memaafkan saat aku disakiti, tapi bukan berarti aku melupakannya (saat menulis ini aku jadi sadar, seseorang pernah mengatakan seperti ini padaku saat aku melakukan kesalahan dan membuatnya marah, sekarang aku membenarkannya). Dan setelahnya aku justru melakukan hal yang beribu kali lebih menyakitkan hatinya dari yang pernah dia lakukan padaku.</p>
<p>Kalian boleh bilang aku tak berperasaan, pendendam, atau apapun. Aku sendiripun menyadari bahwa aku salah. Tapi terkadang emosi justru mengalahkan logika. Dan aku sama sekali tak merasa bersalah telah melakukannya.</p>
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-172" title="marah1" src="http://coepeach.files.wordpress.com/2009/05/marah11.jpg?w=149&#038;h=180" alt="marah1" width="149" height="180" /></p>
<p>Sekarang, terserah kalian, apa pendapat kalian tentang pernyataan itu :</p>
<p>”Perempuan bisa berubah menjadi kejam (lebih dari yang kalian tau –terutama para lelaki-) jika disakiti”</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/coepeach.wordpress.com/169/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/coepeach.wordpress.com/169/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/coepeach.wordpress.com/169/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/coepeach.wordpress.com/169/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/coepeach.wordpress.com/169/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/coepeach.wordpress.com/169/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/coepeach.wordpress.com/169/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/coepeach.wordpress.com/169/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/coepeach.wordpress.com/169/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/coepeach.wordpress.com/169/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/coepeach.wordpress.com/169/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/coepeach.wordpress.com/169/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/coepeach.wordpress.com/169/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/coepeach.wordpress.com/169/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=coepeach.wordpress.com&amp;blog=7415419&amp;post=169&amp;subd=coepeach&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://coepeach.wordpress.com/2009/05/20/grl-pow3r/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/08c806cc8ceea95410de55846743cac0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">coepeach</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://coepeach.files.wordpress.com/2009/05/b4xkp0ubgy.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">B4xkP0UbgY</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://coepeach.files.wordpress.com/2009/05/marah11.jpg?w=249" medium="image">
			<media:title type="html">marah1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dharma Ferry</title>
		<link>http://coepeach.wordpress.com/2009/05/20/dharma-ferry/</link>
		<comments>http://coepeach.wordpress.com/2009/05/20/dharma-ferry/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 May 2009 01:46:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>coepeach</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[bertemu]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[jalan]]></category>
		<category><![CDATA[kisah]]></category>
		<category><![CDATA[madura]]></category>
		<category><![CDATA[perjalanan]]></category>
		<category><![CDATA[Puisi]]></category>
		<category><![CDATA[selat]]></category>
		<category><![CDATA[selat madura]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://coepeach.wordpress.com/?p=162</guid>
		<description><![CDATA[Aku menamakannya “jalan untuk menuju padamu” Karena setiap kali aku melewatinya, selalu hanya untuk bertemu denganmu..   Perasaan itu masih sama, dan aku tak bermaksud menghindarinya Meski sekarang aku ada di sana bukan untuk menemuimu Walau aku berharap demikian&#8230;&#8230;   -Antara Surabaya dan Madura, 30 menit perjalanan di selatnya-<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=coepeach.wordpress.com&amp;blog=7415419&amp;post=162&amp;subd=coepeach&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-164" title="IMG_SMDR_002" src="http://coepeach.files.wordpress.com/2009/05/img_smdr_0021.jpg?w=570" alt="IMG_SMDR_002"   /></h3>
<h4 style="text-align:center;">Aku menamakannya “jalan untuk menuju padamu”</h4>
<h4 style="text-align:center;">Karena setiap kali aku melewatinya, selalu hanya untuk bertemu denganmu..</h4>
<h4 style="text-align:center;"> </h4>
<h4 style="text-align:center;">Perasaan itu masih sama, dan aku tak bermaksud menghindarinya</h4>
<h4 style="text-align:center;">Meski sekarang aku ada di sana bukan untuk menemuimu</h4>
<h4 style="text-align:center;">Walau aku berharap demikian&#8230;&#8230;</h4>
<h3 style="text-align:center;"> </h3>
<p style="text-align:center;">-Antara Surabaya dan Madura, 30 menit perjalanan di selatnya-</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/coepeach.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/coepeach.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/coepeach.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/coepeach.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/coepeach.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/coepeach.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/coepeach.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/coepeach.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/coepeach.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/coepeach.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/coepeach.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/coepeach.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/coepeach.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/coepeach.wordpress.com/162/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=coepeach.wordpress.com&amp;blog=7415419&amp;post=162&amp;subd=coepeach&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://coepeach.wordpress.com/2009/05/20/dharma-ferry/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/08c806cc8ceea95410de55846743cac0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">coepeach</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://coepeach.files.wordpress.com/2009/05/img_smdr_0021.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_SMDR_002</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>&#8230;Spirit Of My Life&#8230;</title>
		<link>http://coepeach.wordpress.com/2009/05/19/spirit-of-my-life/</link>
		<comments>http://coepeach.wordpress.com/2009/05/19/spirit-of-my-life/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 May 2009 06:33:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>coepeach</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[aborsi]]></category>
		<category><![CDATA[bayi]]></category>
		<category><![CDATA[berdiri]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[inna hudaya]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[samsara]]></category>
		<category><![CDATA[sartika nasmar]]></category>
		<category><![CDATA[senyum]]></category>
		<category><![CDATA[tegak]]></category>
		<category><![CDATA[Tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://coepeach.wordpress.com/?p=152</guid>
		<description><![CDATA[Tiga bulan lalu, kira kira pertengahan Februari 2009, seorang teman meminjamkanku sebuah buku, yang ditulis sesuai kisah nyata penulisnya. Aku memang suka sekali membaca, tetapi bukan itu alasan aq membaca buku itu tanpa ’jeda’ lalu kemudian membeli buku yang sama untuk kumiliki sendiri. Alasan satu satunya adalah karena buku itu benar benar menggetarkan hatiku. Judul [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=coepeach.wordpress.com&amp;blog=7415419&amp;post=152&amp;subd=coepeach&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><img class="size-full wp-image-154  aligncenter" title="coverdiaryoflosszf0" src="http://coepeach.files.wordpress.com/2009/05/coverdiaryoflosszf0.jpg?w=570" alt="coverdiaryoflosszf0"   /></p>
<p>Tiga bulan lalu, kira kira pertengahan Februari 2009, seorang teman meminjamkanku sebuah buku, yang ditulis sesuai kisah nyata penulisnya. Aku memang suka sekali membaca, tetapi bukan itu alasan aq membaca buku itu tanpa ’jeda’ lalu kemudian membeli buku yang sama untuk kumiliki sendiri. Alasan satu satunya adalah karena buku itu benar benar menggetarkan hatiku.</p>
<p>Judul buku itu ”DIARY OF LOSS” yang ditulis oleh seorang ”INNA HUDAYA”. Setiap adegan dalam buku ini sama persis dengan apa yang dialami oleh Mbak Inna (begitu aku memanggilnya), tak ada yang ditambahi atau dikurangi hanya untuk menambah ”greget” (karena tanpa tambahan pun cerita ini –aku yakin- sudah mampu membuat hati pembacanya berdesir).<span id="more-152"></span></p>
<p>Aku rasa kalian pun harus membaca bukunya, jika hati kalian tidak berdesir, boleh protes padaku melalui blog ini.</p>
<p>JUDUL BUKU : DIARY OF LOSS</p>
<p>PENULIS : INNA HUDAYA</p>
<p>Satu hal lagi yang membuatku begitu mengagumi sosok Mbak Inna, karena dia berhasil menantang kejinya kehidupan, dan terbukti, dia menang.</p>
<p>Apa yang ditulis sama Mbak Inna, membuatku sadar kalau aku gag sendirian. Apa yang dialami sama Mbak Inna jauh lebih berat dari yang aku alami, tapi justru aku yang lebih dulu dan lebih dalam terpuruk meratapi nasibku dan menyesali perjalanan hidupku yang pernah terjebak dalam lembah hitam. Sejak membaca buku itu, aku jadi punya semangat untuk melangkah, menatap masa depanku (yang aku yakin akan indah –keyakinan ini aku dapat dari SARTIKA NASMAR, salah satu rekan Mbak Inna di SAMSARA INDONESIA, yang sekarang jadi sahabatku –aku harap dia pun berfikir seperti itu-).</p>
<p>Bagaimana aku mengenal mereka, dan mengapa aku berharap mengenal mereka ?</p>
<p>Di sampul belakang buku itu, ada sedikit info tentang penulis (Mbak Inna), lengkap dengan blog SAMSARA (<a href="mailto:samsaraindonesia@hotmail.com">samsaraindonesia@hotmail.com</a>), tanpa pikir panjang aku langsung mencari blog itu, dan (mungkin memang sudah jalan Tuhan) aku menemukan di mana aku bisa menghubungi Mbak Inna. Dari situ segalanya dimulai. Aku bisa mengenal Tika (Sartika Nasmar), dan selalu mendapat dukungan dari dia, juga Mbak Inna. (Ada yang lupa, ”Makasi ya Mbak Inna, uda mo relain pulsanya buat nelfon aq kapan hari itu” ^O^)</p>
<p>Tentang mengapa aku berharap mengenal mereka, salah satu alasannya adalah karena aku ingin belajar bagaimana caranya menang melawan kehidupan yang memberiku 1000 alasan untuk menangis, sehingga aku bisa memberinya berjuta alasan untuk tersenyum (kata kata ini aku dapat di Facebook, ditulis oleh seorang teman yang ’maaf’ aku lupa namanya). Alasan yang lain, biar Bapa di Surga, Tuhan Yesus, Bunda Maria, aku, Mbak Inna, dan Tika yang tau. Karna apa yang kalian ketahui, sudah cukup ’porsinya’. ^_^</p>
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-155" title="n626988148_1703693_7991397" src="http://coepeach.files.wordpress.com/2009/05/n626988148_1703693_79913971.jpg?w=176&#038;h=180" alt="n626988148_1703693_7991397" width="176" height="180" /></p>
<p><img class="alignright size-medium wp-image-156" title="n1395984657_30330409_5910193" src="http://coepeach.files.wordpress.com/2009/05/n1395984657_30330409_5910193.jpg?w=160&#038;h=240" alt="n1395984657_30330409_5910193" width="160" height="240" /></p>
<p>&#8220;Inna Hudaya&#8221;</p>
<p>&#8220;Sartika Nasmar&#8221;</p>
<p>Aniway, aku membagi ini semua kepada kalian, karna aku ingin kalian yang (mungkin) saat ini sedang terpuruk dan bersedih karena hal buruk yang kalian alami, atau beban hidup kalian terlalu berat, atau mungkin justru kalian mengalami hal yang sama, ”melakukan aborsi” (terutama para perempuan), tetap tegar dan tegak berdiri menantang kehidupan yang (sekali lagi mungkin – karena ini hanya asumsi ’seperti yang selalu dikatakan seorang teman yang begitu baik padaku’) akan lebih keji lagi jika kalian tidak segera membuat benteng pertahanan.</p>
<p>Satu hal lagi, aborsi bukan sesuatu hal yang sepele, yang setelah kalian melakukannya, kalian bisa segera melupakannya. Jadi (untuk yang belum pernah melakukannya) jangan pernah berharap merasakannya. (Aku yakin Mbak Inna setuju dengan kata kataku ini)</p>
<p>Dan buat kalian yang masih setia dengan <em>’free sex’</em> atau <em>’sex pra nikah’</em>, aku sangat berharap kalian berhenti melakukannya (terutama para perempuan), karna tanpa kalian sadari, kalian hanya jadi obyek pemuas nafsu laki-laki. Jika sudah begitu, sadarilah bahwa kalian jauh lebih rendah dari <em>’ayam ayam’</em> atau bahasa kasarnya (maaf) <em>’pelacur’</em>, karena aku yakin kalian tidak dibayar untuk melakukan itu.</p>
<p>Benar atau benar ?</p>
<p>Berhentilah sebelum kalian menyesal&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</p>
<p>Karna kalian tak akan tau apa yang akan terjadi nanti (yang entah kapan)&#8230;&#8230;.</p>
<p>Jesus Bless You All  ^O^</p>
<p style="text-align:center;">By : AnNa (NaPeach Luph)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/coepeach.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/coepeach.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/coepeach.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/coepeach.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/coepeach.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/coepeach.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/coepeach.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/coepeach.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/coepeach.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/coepeach.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/coepeach.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/coepeach.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/coepeach.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/coepeach.wordpress.com/152/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=coepeach.wordpress.com&amp;blog=7415419&amp;post=152&amp;subd=coepeach&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://coepeach.wordpress.com/2009/05/19/spirit-of-my-life/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/08c806cc8ceea95410de55846743cac0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">coepeach</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://coepeach.files.wordpress.com/2009/05/coverdiaryoflosszf0.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">coverdiaryoflosszf0</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://coepeach.files.wordpress.com/2009/05/n626988148_1703693_79913971.jpg?w=293" medium="image">
			<media:title type="html">n626988148_1703693_7991397</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://coepeach.files.wordpress.com/2009/05/n1395984657_30330409_5910193.jpg?w=200" medium="image">
			<media:title type="html">n1395984657_30330409_5910193</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
